Selasa, 11 Oktober 2011



Baca pada titik ….
Tak lagi mampu berbisik

Liar nafas memburu rindu
Rinai tertahan mengaca di sudut menutup

Tiap tarik helaan tersengal
Mengertikah telah menjadi nyawa

Datang segera nikmati panggut manja
Basah bibir membuka lafas lembut nama

Ingin kan diri …. Mu
Saja.









Mengingini... utuh
Malam peluk dingin berwarna biru
Miss u that much
19 Juli'11

Minggu, 09 Oktober 2011

sayap "rindu"


Secarik rapuh membayang udara
Corak pantul warna
Terawang bermentari rapuh… indah
Lihat bahkan gurat nya jelas terbaca

Hijau kuning terkadang sesekali di hias gelap warna
Sedikit gelap sedikit warna tanah ataw yang lain nya

Helai tipis tiup angina hembus sepoi bahkan pernah amuk hempas jatuh
Kepak terbang warna berpendar pendar
Merah muda rona jingga juga unggu saat tersipu
Dapati kelabu hitam hingga begitu biru…
Buram kelu tak tertanggap hingga tenggelam di peluk senyap

Mengintip menyipit mata pantulan sinar nya
Bukankah tak indah bila tak berhambur corak warna

Lihat kepak halus transparan saat terpandang
Pada udara menitip indah
Kelopak membuka mengatupturuti gemulai tari

Maka nikmati tak akan kekal sungguh
Helai sayap kepak terbang antara rindu…

Selagi masih mapu maka akan kitari
Sebanyak putaran tanpa jengah
Hanya bila sayap itu patah sudah terkoyak
Akan terseok lalu…
Hingga akhir terlupa tak berbekas pada cerita angin sekalipun



Smoga rindu yang bukan milik kita
19 juli'11

Kamis, 15 September 2011

silent..



Akan diam bahkan bungkam tertahan
Pada malam yang masih remaja
Tiap kata seolah hanya berupa kosong
Ada sudut tertahan dan itu menyakitkan

Biar ku ikat kuat ku bungkam dengan sangat
Sekarang disini menikmati sunyi

Menikmati sedikit bagian rasa yang ku pinta
Terpilin sedan ku tertahan
Bahkan tak mampu pahami hati
Milik ku sendiri...

Benar benar inginkan diam itu malam ini
Setidaknya hanya itu
Agar tak lagi ....









when word became meaningles
19 juli'11

Sabtu, 03 September 2011

Luv U...



Jangan pernah lelah untuk temukan
Saat sembunyi dalam diam dan bodoh nya aku
Seperti sekarang mungkin adalah salah satu bagiannya

Biarkan aku berjinjit meraih mu
Hanya ingin kau dengarkan langsung lisan ini
Lirih perlahan ... dengarlah


Ini aku
Ini hati ku
Yang ..... "mencintai mu"


just hope you feel the same like i do
lov u 19 jull'11

My guardian




Ada nada marah dalam suara mu malam ini...
Sedikit tercekat tapi itupun karna aku
Putarana kesalahan yang ku buat sendiri
lihat betapa bodoh nya

Tapi satu...seperti mengerti khawatir terselip
Mungkin bgitu ada nya
Aku benar butuhkan mu
Pada siang pada malam pada hari pada bulan juga pada tahun
Di hidup milik ku dalam harap jadi hidup kita

Ada bunga merekah dalam senyum pada sikap tak suka
Satu lagi kuatkan sepertinya dia itu memang kau

Maka jangan berjarak lagi
Bahkan pada potongan waktu hitungan pemisah
Sampai satu itu benar benar jadi milk ku
Gelayut manja lingkar tangan utuh yang menjaga

One reason that make me believe....
That is you

Jadi jelaskan untuk alasan apa marah pada dunia
Saat biarkan aku rasakan perih
Temukan jawab nya ...
Agar kau temukan aku dan sembuhkan luka


Bertahan di sana jangan hanya untuk malam ini
Terlebih dalam diam mendoa
Biarkan ada kau yang menjaga
Untuk selamanya....

with all heart 19 jully'11


Larung ombak "tak lagi biru"



Debur yang menghambar....
Ah seperti tamparan tinggalkan lebam
Pantas saja terasa sarat luka
Tempurung kosong

Bodoh.. merasa begitu menjaga merasa bgitu ingin sodorkan bahagia
Punya hak apa dengan semua ...
Bengal...merasa paling berhak menjadi penentu hati

Senyum kelu sungguh tak mengerti
Smua hanya berujung pada pedih
Tapi benar bukan ini yang diingi
Berlari mencari sudut untuk menjerit

Ada suara tertahan...meledak hanya dengan titik bening
"Kak"...maafkan
Ketidaktahuan ini kebodohan ini

Sudahlah tak lagi mampu berceloteh pada sore
Terdiam sudah benar banar diam


Ombak yang tak lagi biru memacah syahdu
Tepian pantai bukan tempat berlabuh
Lalu kemana buih putih itu berujung
Kembali ke luat menggulung....

Ini tak adil tak pernah adil

Kamis, 01 September 2011

Kau ada


Aku yang nikmati tiap jengkal syahdu
Belai lembut hati terkadang bahkan dengan marah itu
Jangan pergi pada hari
Jangan juga beranjak dari malam

Tak terlihat lagi....
Yang lain mengisi
Maka bertahan hingga terpeluk seutuhnya
Hanya kau yg di ingini utuh menjaga

Kisah malam pertemukan saat beranjak dari luka
Perih mu yang juga terasa saat tergugu pada kisah terdahulu






Lirih kejauhan..... aku mencintai mu
Biarkan untuk malam ini "aku meremang menahan tangis"
Dengarlah juga...
Tak peduli berat jalan ini "aku milik mu saja"


a day on 19 july"11